SUMBERMEDIA | CIREEBON KOTA – Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Cirebon masih terus bergelombang hingga H-1. Tercatat, lebih dari 93 ribu penumpang telah tiba di Stasiun Cirebon selama periode 11–20 Maret 2026.

Meski Lebaran tinggal hitungan jam, lonjakan pemudik dari Jakarta dan sekitarnya masih terus berdatangan, menandakan tingginya mobilitas masyarakat tahun ini.

Pada Jumat (H-1 Lebaran), suasana stasiun masih dipadati penumpang, baik yang datang maupun berangkat. Tercatat, sebanyak 9.439 orang turun di Stasiun Cirebon hanya dalam satu hari.

Mayoritas pemudik berasal dari wilayah ibu kota dan memilih kereta api sebagai moda transportasi utama karena dinilai lebih nyaman dan tepat waktu.

Data dari PT Kereta Api Indonesia Daop 3 Cirebon menunjukkan, selama masa arus mudik:

Penumpang turun: lebih dari 93.000 orang

Penumpang naik:lebih dari 52.000 orang

Angka ini mencerminkan Cirebon sebagai salah satu titik tujuan utama pemudik di Jawa Barat.

Sejumlah pemudik mengaku baru bisa pulang menjelang Lebaran karena menyesuaikan jadwal cuti kerja. Mereka memilih kereta api untuk menghindari kemacetan dan memastikan perjalanan tetap nyaman.

Tujuan utama mereka pun sederhana: merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Di tengah kepadatan, penumpang diingatkan untuk selalu menjaga barang bawaan agar tidak tertinggal di kereta maupun area stasiun.

Setelah puncak arus mudik, lonjakan berikutnya diperkirakan terjadi saat arus balik Lebaran. Stasiun Cirebon diprediksi kembali dipadati penumpang yang akan kembali ke kota perantauan.