SUMBERMEDIA | KABCIREBON – Pernyataan tegas datang dari Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron. Dalam momentum peresmian kantor DPC Demokrat Kabupaten Cirebon, ia melontarkan ultimatum keras kepada jajaran pengurus: gagal bangun basis hingga anak ranting, siap-siap diganti.
Acara yang digelar bersamaan dengan buka puasa bersama itu mendadak jadi sorotan. Bukan sekadar seremoni, melainkan ajang evaluasi “panas” bagi struktur partai dari tingkat kabupaten hingga akar rumput.
Di hadapan kader, Herman secara blak-blakan menegaskan kriteria pemimpin ke depan. Ia tak ingin partai dipimpin figur yang setengah hati.
“Saya tidak akan pilih orang yang pelit. Pemimpin itu harus mau berkorban untuk menghidupi PAC dan menggalang ranting,” tegasnya.
Pesan ini sekaligus jadi sinyal kuat bahwa kepemimpinan di tubuh Demokrat Cirebon akan diseleksi ketat berdasarkan kinerja nyata, bukan sekadar posisi.
Sorotan utama Herman tertuju pada belum terbentuknya anak ranting, struktur paling bawah yang menjadi ujung tombak kekuatan partai.
Meski demikian, ia mengungkap telah mengantongi data basis hingga tingkat RW yang bisa langsung dioptimalkan. Ia pun mendorong Ketua DPC saat ini, Ratnawati, untuk segera menggerakkan pembentukan tersebut.
“Setiap minggu dikumpulkan, itu bisa jadi cikal bakal anak ranting,” ujarnya.
Nada tegas Herman semakin terasa saat menyinggung kinerja pengurus tingkat kecamatan.
“Kalau tidak mampu cari anak ranting, dua pilihan: silakan atau ketua PAC saya ganti,” ucapnya lugas.
Pernyataan ini sontak menjadi perhatian, menandakan adanya dorongan serius untuk konsolidasi internal jelang agenda politik ke depan.
Herman juga mengingatkan bahwa Kabupaten Cirebon pernah menjadi basis kuat Demokrat, dengan raihan kursi strategis di DPR RI hingga DPRD.
Menurutnya, lemahnya struktur di tingkat bawah bisa berdampak langsung pada anjloknya suara partai.
“Sayang kalau karena kelemahan PAC dan ranting, suara kita terus turun,” katanya.
Di balik ketegasan, Herman juga menjanjikan apresiasi bagi kader berprestasi. Ia bahkan mencontohkan pemberian hadiah umrah bagi wilayah dengan perolehan suara tinggi.
“Yang berjuang dengan ikhlas pasti kami hargai. Itu bentuk penghormatan kami,” ujarnya.
Pernyataan keras Herman Khaeron ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Partai Demokrat tengah bersiap melakukan konsolidasi besar-besaran, khususnya di daerah.
Dengan target memperkuat basis hingga tingkat paling bawah, Demokrat tampaknya tak ingin kehilangan pijakan di Cirebon—wilayah yang pernah jadi lumbung suara mereka.
